The strongest why
Ibnu Syihab berkata “Ilmu adalah gudang-gudang penyimpanan
dan pertanyaan adalah kuncnya”. Kunci yang tepat akan membuka gudang yang
tepat akan membuka yang tepat. Seringkali kita temukan anak-anak zaman sekarang
diajarkan akan sesuatu, dan bagaimana cara melakukannya tapi tidak pada alasan
mengapa mereka harus melakukan?
Kita tahu islam, bagaiman cara islam bekerja tapi kita tidak
diberitahu mengapa harus ber-islam. Maka pertanyaan why menjadi hal penting
yang harus kita jawab terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan.
Adapun seseorang yang memahami alasan kenapa dia harus
berbuat pasti lebih berpeluang tinggi untuk mengerjakan perbuatannya tersebut. Semakin
besar alasannya, semakin besar pula peluang sesorang tersebut mengerjakan apa
yang sudah di nazarkannya. Kita pasti pernah menyaksikan seseorang yang lambat
dalam berlari namun ketika sedang dikejar anjng dia lebih cepat dalam berlari. Adapun
contoh lainnya saat kita mengerjakan ujian, pada menit-menit terakhir kita
lebih produktif lagi dalam soal-soal ujian kita. Hal inilah yang dalam salah
satu buku yang ditulis oleh Jaya Setiabudi disebut “the power of kepepet”. Oleh karenanya penting bagi kita untuk menemukan
alasan-alasan terkuat dalam mengerjakan sesuatu. Dan penting bagi kita lagi
untuk menemukan alasan kita kenapa kita harus ber-Islam
